Beranda Madrasah Ibtidaiyah Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Peserta Didik MIS Ujung Temetas Diimun

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Peserta Didik MIS Ujung Temetas Diimun

287
0

Takengon (Inmas) — UPT. Dinas Kesehatan Puskesmas Kebayakan  kembali mendatangi MIS Ujung Temetas dalam rangka memberikan imunisasi DT (Difteri Tetanus) dan TD (Tetanus Difteri) untuk mencegah penyakit tetanus serta difteri. Pemberian vaksin melalui program Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan salah satu strategi pembangunan kesehatan Nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat.

Sasaran imunisasi kali ini adalah peserta didik MIS Ujung Temetas kelas I, II dan V yang dibagi dalam dua imunisasi yaitu DT dan TD. Imunisasi DT (Difteri Tetanus) diberikan untuk peserta didik kelas I, sedangkan imunisasi TD (Tetanus Difteri) diberikan pada peserta didik kelas II dan V, pemberian imunisasi dilakukan di ruang kelas, Rabu, 13/11/19

Sebelum pemberian imunisasi dilakukan, tim BIAS Puskesmas Kebayakan terlebih dahulu mensialisasi kepada orang tua murid yang mendampingi anaknya terkait fungsi imunisasi yang akan diberikan pada anak.

“Imunisasi adalah pemberian Vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu, ini diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak”, Jelas Durraty salah satu tim BIAS Puskesmas Kebayakan di hadapan orang tua murid

Lebih lanjut dijelaskan, “Prolehan imunisasi waktu bayi belum cukup untuk melindungi anak dari penyakit sampai anak usia sekolah, hal ini disebabkan sejak balita memasuki usia MI, terjadi penurunan tingkat kekebalan tubuh. Maka dari itu pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulang pada anak usia MI atau sederajat yang pelaksanaannya serentak di Indonesia dengan nama BIAS”, ungkapnya

Sebelum pemberian imunisasi DT (Difteri Tetanus) dan TD (Tetanus Difteri) tampak petugas tim BIAS Puskesmas Kebayakan melakukan beberapa prosedur salah satunya adalah memeriksa suhu tubuh peserta didik dengan alat termometer, jika suhu tubuh anak terdeteksi tinggi tidak diberikan imunisasi.

Kepala MIS Ujung Temetas, Ali Hasan, S.Pd.I  menjelaskan bahwa pada dasarnya pelaksanaan imunisasi ini adalah sebagai perlindungan bagi anak terhadap virus.

“Perlu adanya sosialisasi dan bimbingan untuk orang tua murid agar memberikan izin untuk di imun, karena program BIAS ini bertujuan untuk memberikan perlidungan bagi anak-anak usia MI terhadap penyakit tetanus, difteri dan campak. Oleh karena itu harapan kami para orang tua tidak khawatir jika anaknya diimunisasi di Madrasah oleh petugas kesehatan Puskesmas Kebayakan”, Jelasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here