Beranda Kantor Kemenag Ciptakan Ketahanan Keluarga, Kemenag Aceh Tengah Gelar Bimbingan Pengelolaan Keuangan Keluarga

Ciptakan Ketahanan Keluarga, Kemenag Aceh Tengah Gelar Bimbingan Pengelolaan Keuangan Keluarga

365
0

Takengon (inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), menggelar bimbingan pengelolaan keuangan keluarga. Senin (30/09/19) di Aula Umah Pesilangan kantor setempat.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi Prinsip dan Konsep Dasar Rumah Tangga Islam oleh bapak Drs. H. Amrun Saleh MA, Sukses Mengelola Keuangan Keluarga oleh bapak Drs. H. Ridwan Qari dan Kewajiban Berusaha dan Mencari Nafkah Dalam Islam oleh bapak Drs. H. Alhulwani.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk membangun fondasi keluarga, salah satunya upaya memberikan bimbingan pengelolaan keuangan dan ketahanan keluarga dalam menjalankan kehidupan berumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.

“Bagaimana dinamika kehidupan keluarga itu bisa dikelola dengan baik sehingga suami istri semakin memperkokoh fondasi keluarga sakinah, kesungguhan bersama dalam mengatasi konflik serta diharapkan bisa menjadi keluarga yang harmonis, sehat jasmani dan saling memberikan kebahagiaan,” pungkas Kakankemenang.

Dalam kesempatan yang sama, Drs. H. Ridwan Qari dalam paparannya menjelaskan kunci sukses dalam mengelola keuangan keluarga adalah dengan selalu berpedoman kepada nilai-nilai yang ada dalam Al-Qur’an. “Jadikan Al-Qur’an sebagai standar hidup, jika diterapkan dengan sebenar benarnya Insyallah akan mendapat kebahagiaan dan sejahtera, karena sejahtera dan bahagia tidak serta merta diukur dengan materi.” Demikian pungkasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa prilaku mubazir dan riba juga menjadi momok dalam mengelola keuangan rumah tangga. “Hindari prilaku mubazir, berfikir harus fungsional, maksudnya bisa membedakan mana yang penting, butuh dan mana yang hanya menjadi pelengkap. Jika keinginan lebih diutamakan dari pada kebutuhan, peluang transaksi riba juga akan terbuka, jika sudah masuk pada pusaran itu, yakinlah ekonomi keluarga akan sulit untuk bangkit.”

Kegiatan yang diikuti oleh 50 pasang keluarga atau 100 peserta. Peserta beragam mulai dari unsur pasangan muda dan pasangan tua. Kegiatan bimbingan ini digelar selama sehari dalam rangka melaksanakan program kegiatan bimas Islam dan memnerikan wawasan pengelolaan keuangan bagi pasangan suami istri agar menjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here