Beranda Kantor Kemenag Kankemenag Aceh Tengah Gelar Bimbingan Perkawinan Angkatan III

Kankemenag Aceh Tengah Gelar Bimbingan Perkawinan Angkatan III

359
0

Takengon (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah melalui Seksi Bimas Islam gelar Bimbingan Perkawinan Angkatan III, selama 2 hari 26 s.d 27 Maret 2019 di Aula Dinas Sosial Kab. Aceh Tengah, 27/3/19.

Bimbingan Perkawinan angkatan III ini merupakan rangkaian kegiatan bimbingan perkawinan yang dilaksanakan Kankemenag Aceh Tengah melalui Seksi Bimas Islam dalam rangka mewujudkan keluarga sakinah bagi keluarga muslim Indonesia. Sebagai dasar hukum pelaksanaan Bimbingan Perkawinan merujuk pada Juknis yang tertera pada Keputusan Direktur Jendral Bimas Islam No 379 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Pranikah bagi Calon Pengantin. Tutur panitia.

Bimwin angkatan III dihadiri 50 orang peserta utusan dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah Kecamatan Ketol, Kebayakan, Pegasing, Silih Nara, Bebesen, Bintang, Lut Tawar dengan membawa undangan kegiatan bimbingan perkawinan dari penyelenggara. Menurut panitia,  diharapkan peserta yang hadir sesuai yang tertera dalam undangan kegiatan.

Sama dengan Bimwin angkatan I dan II, Bimwin pada angkatan III diisi oleh pemateri/narasumber dari unsur: Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Kesehatan dan psikolog serta dari P2A Polres Aceh Tengah.

Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten  Aceh Tengah Drs. H. Salman menyampaikan pemikirannya bahwa sebenarnya untuk mendapatkan hasil maksimal dalam bimbingan perkawinan ini perlu waktu enam bulan peserta catin dididik secara kontinuitas selain teori juga diberi simulasi dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang muncul dalam keluarga dengan diberi peran bagaimana Bapak/ibu yang baik dalam rumah tangga, berbicara kepada anak, membimbing anak, sikap terhadap suami/istri, melayani tamu dan bergaul di Masyarakat.

Sebagian besar pemuda/i masa kini membayangkan berkeluarga ini mudah, padahal tidak mudah, kalau satu hari dua hari memang mudah, tapi berkeluarga ini tambah hari tambah beban, harus tambah penghasilan, tambah masalah, kalau pasangan suami istri tidak pandai menimbang dan menyikapi akhirnya keluarga bercerai karena tidak sanggup. Oleh karena itu, diharapkan dengan Bimwin ini  peserta dapat memahami dan lebih siap dalam berumahtangga. ungkap Drs. H. Salman.

Di akhir kegiatan bagi peserta yang telah mengikuti bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin diberikan  sertifikat oleh penyelenggara dalam hal ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah melalui Seksi Bimas Islam.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here