Beranda Kantor Kemenag Keluarga Besar Kankemenag Aceh Tengah Bertakziah Ke Rumah Duka Drs. H. M....

Keluarga Besar Kankemenag Aceh Tengah Bertakziah Ke Rumah Duka Drs. H. M. Saleh Syamaun

305
0

Takengon (Inmas) — Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah bertakziah ke rumah duka mantan Kakankemenag Aceh Tengah peroide 2001 – 2009, Alharhum Drs. H. M. Saleh Syamaun, yang baru berpulang ke Rahmatullah pada hari Minggu (6/10) di RSU Datu Beru Takengon Pukul 14.50 WIB.

Dalam takziah tersebut, Kakankemenag Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA menyampaikan bela sungkawa kepada ahli musibah dan keluarga yang ditinggalkan, beliau sempat mengenang bagaimana sosok Almarhum membina bawahan semasa bertugas.

“waktu saya jadi Kepala Seksi, saya pernah disuruh buat SK oleh Almarhum, dan SK yang saya buat salah, beliau marah kepada saya, namun setelah SK itu benar, baru saya menyadari bahwa marah beliau sangat bermanfaat, karena memberikan kita pelajaran untuk bekerja lebih baik.” Pungkas Kakankemenag.

Kakankemenag juga menyampaikan bahwa Almarhum adalah tokoh pendiri Fuspita, dimana semasa hidupnya Almarhum pernah berpesan untuk terus membangun silaturahim antar keluarga kementerian Agama.

“amanat Almarhum, menyambung silaturrahmi terus tetap dijalankan, karena Kementerian Agama telah menjadi keluarga.” Demikian ungkap kakankemenag dihadapan para jama,ah takziah.

Takziah dilanjutkan dengan tausiah yang langsung disampaikan oleh Tgk. Isra Abubakar, S. Ag. Tampak hadir Kakankemenag Aceh Jaya, H. Samsul Bahri, S. Ag dan Kepala Subbag TU, Drs. H. Umaicin.

Semasa hayatnya, selain pernah menjadi Kakankemenag Aceh Tengah, Drs. H. M. Saleh Syamaun juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tengah hingga memasuki purna bakti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam aktifitas sosial keagamaan, Almarhum pernah menjabat sebagai Ketua IPHI Aceh Tengah, Anggota MPU Aceh Tengah, Pegiat LPTQ, dan lainnya. Medan dakwah merupakan aktifitas yang tiada pernah henti dalam kiprah beliau.

Almarhum yang pada saat hidupnyanya dikenal sebagai sosok yang giat dalam aktifitas keagamaan di dataran tinggi Gayo, baik di pemerintahan maupun sosial keagamaan itu berpulang pada usia 66 tahun, meninggalkan satu orang istri dan tiga anak, yakni dua putra dan satu putri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here