Beranda Kantor Kemenag Madrasah Dominasi Juara Cerdas Cermat Berbahasa Gayo Puan Persada

Madrasah Dominasi Juara Cerdas Cermat Berbahasa Gayo Puan Persada

332
0

Takengon (Inmas) — Madrasah dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah mendominasi juara lomba cerdas cermat berbahasa Gayo yang diselenggarakan oleh Organisasi Puan Persada Aceh Tengah pada hari Sabtu, 23/11/19.

Cerdas cermat menggunakan bahasa daerah Aceh Tengah tersebut mengusung tema “Ulakan Ku Sedenge Bebasa Gayo tentang Berempus, Berume Orom Begule (Berkebun, Bersawah, dan Nelayan).  Kegiatan cerdas cermat tentang keseharian masyarakat Gayo dibidang perkebunan, persawahan dan menangkap ikan di Danau Lut Tawar maupun di sungai.

Kegiatan ini diikuti oleh 17 sekolah tingkat SMP dan MTsN yang digelar di ruangan Off-room Setdakab Aceh Tengah, menurut Ketua Panitia, Hamidah, hasil akhir yang ingin dicapai adalah siswa dapat mempertahankan wawasan dan pemahaman berbahasa Gayo yang kini terancam punah digerus oleh perkembangan zaman.

Sebagai juara 1 dalam cerdas cermat yaitu, SMP N 39 Linge, Juara II MTsN 5 Aceh Tengah, Juara III SMP N 11 (Sebelas) Bebesen, Juara harapan I MTsN 4 Aceh Tengah dan Juara Harapan II MTsN 3 Aceh Tengah. Dari lima sekolah yang keluar sebagai juara, tiga diantaranya adalah Madrasah.

Kakankemenag Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA turut memberikan apresiasi kepada siswa Madrasah yang mengikuti perlombaan dan berhasil meraih juara pada kegiatan cerdas cermat sebagai bentuk pelestarian bahasa Gayo dikalangan remaja tersebut.

“Selamat dan sukses untuk semua juara dalam mengikuti perlombaan”, demikian ungkapnya .

Kepala MTsN 5 Aceh Tengah memaparkan bahwa persiapan hanya dua hari, terus bekali siswa dengan materi-materi yang menjadi kisi lomba, melalui google dan wawancara singkat dengan orang tua zaman, bahkan minta bantuan orang tua siswa yang background nya suku gayo asli, agar tolong berikan bimbingan di rumah”, ungkap Muslailati, S.Pd

Lanjutnya, Muslailati, S.Pd menyampaikan di semester dua nanti, kami sudah menjalin kerjasama dengan salah satu juri lomba, akan menyelipkan materi aksara Gayo asli untuk dipelajari siswa dengan tujuan ikut berperan dalam lestarikan budaya tradisional gayo”, tuturnya

Peserta cerdas cermat MTsN 5 Aceh Tengah diikuti oleh siswa (1) Dhuha indrawansah kelas VIIIb. (2) Fadhil Alfarizi dan (3) Maini Fitri kelas VIIIa. Sementara guru pendampingnya yaitu Muslailati, S.Pd dan Maizuhaida S.Ag.

Drs Marjan mengatakan bahwa menang bukanlah tujuan utama dalam mengikuti cerdas cermat ini, melainkan agar peserta didiknya bisa mengenal kembali bahasa gayo.

“Menang bukan tujuan utama kita, kalau dapat itu berarti bonus. Dengan mengikuti acara ini mudah mudahan para siswa/siswi kita bisa kembali mengenal bahasa Gayo yang yang sudah berkembang dari para tetua kita”, pungkasnya

Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Aceh Tengah mengirim 3 siswanya untuk mengikuti cerdas cermat yang diadakan Puan Persada tersebut yaitu (1) Reza ramadhan, (2) Ilma Hayati, (3) Sahidan.

Pada kesempatan yang sama Dan, S.Ag kepala MTsN 3 Aceh Tengah mengungkapkan bahwa dirinya sangat antusias melibatkan siswanya dalam kegiatan cerdas cermat tersebut, menurutnya kegiatan cerdas cermat tersebut sebagai bentuk pelestarian bahasa daerah yang hari ini jarang di pakai oleh remaja dalam pergaulan sehari-hari.

“Saya merasa senang karena dengan adanya kegiatan cerdas cermat berbahasa Gayo ini, insya Allah bahasa asli Gayo “basa Gayo tetap Ara, khusus se i tanoh Gayo ni”, demikian tuturnya sebagian menggunakan bahasa lokal.

Peserta cerdas cermat MTsN 3 Aceh Tengah yang mendapat juara harapan II diikuti siswa (1) Yurita Mata. (2) Sari Raidani, (3) Fauzan Al-Khairi dengan guru pembina Sumarni,my S.Pd.I dan Marlina, S.Pd.I.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here