Beranda Madrasah Tsanawiyah Optimalkan Pembelajaran Daring di Tengah Pademi Covid-19, MTsN 5 Aceh Tengah Bentuk...

Optimalkan Pembelajaran Daring di Tengah Pademi Covid-19, MTsN 5 Aceh Tengah Bentuk P3D

313
0

Takengon (Sudrajat) — Dalam rangka optimalisasi pembelajaran Daring yang dilaksanakan di tengah pademi Covid-19, MTsN 5 Aceh Tengah membentuk  P3D (Petugas Pos Pembelajaran Daring), sebagai upaya pelayanan pendidikan bagi siswa yang tidak mempunyai Handphone di daerah terpencil demikian disampaikan Muslailati, S.Pd Selasa, 12/5/20

Sejak diberlakukannya Social distancing dan dihimbau agar sekolah tetap belajar dan bekerja dari rumah, Penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh ini sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor 36962 tentang Pembelajaran secara Daring dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID- 19)(  Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

MTsN 5 Aceh Tengah merupakan salah satu Madrasah dilingkungan Kankemenag Aceh Tengah yang aktif melaksanakan pembelajaran daring melalui aplikasi masengger group, whatshap group, google class room, dan zoom cloud meeting, sejak 26 Maret 2020 sampai dengan berita ini diturunkan.

Namun demikian, menurut Kepala MTsN 5 Aceh Tengah, Muslailati, S.Pd, meskipun Madrasahnya aktif melaksanakan pembelajaran online, ternyata terdapat beberapa kendala, diantaranya tidak seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran sistem daring tersebut,  hanya 25 % siswa MTsN 5 yang memiliki handphone. Hal ini berdasarkan pendataan, dari 132 siswa, baru 34 siswa yang mempunyai handphone android. Bukan hanya itu, meskipun ada siswa sudah memiliki handphone, namun banyak yang orang tuanya tidak mampu membeli paket internet( pada umumnya mata pencaharian orang tua siswa adalah buruh tani).

Menyikapi hal tersebut, kepala Madarasah dibawah arahan dan bimbingan pengawas, sekaligus ketua pokjawas propinsi Aceh, Bapak Drs. Nopia Dorsain,  menawarkan program baru dan merundingkan hal ini dengan dewan guru melalui zoom cloud meeting. Program tersebut di  beri nama ” P3D ” ( Petugas Pos Pembelajaran  Daring).

P3D MTsN 5 Aceh Tengah adalah proses pengantaran materi pembelajaran(bahan ajar) berikut tugas dari guru bidang studi, ke rumah rumah siswa yang tidak mampu mengikuti pembelajaran online, untuk jangka waktu seminggu. Setiap satu minggu, tiga guru bidang studi akan menyiapkan materi berikut tugas ( dengan catatan, tidak memberatkan siswa) dalam bentuk kertas dan diperbanyak, untuk jangka waktu seminggu. Materi dan tugas tersebut akan di antar oleh guru bidang studi ke rumah bapak PJS MTsN 5 yang terletak dalam lokasi MTsN 5, pada setiap hari Sabtu”, Jelas Muslailati,S.Pd

Semua materi dan tugas yang sudah berada di rumah bapak PJS, akan diambil pada hari Minggu dan langsung diantar ke rumah rumah siswa. Terkait Siapakah yang mengantarnya, Muslailati, S.Pd mengatakan, mereka adalah guru dan siswa, dimana masing masing mereka sudah mempunyai daftar nama siswa yang memang sudah diatur sedemikian rupa,  dan diusahakan berada di seputar rumah petugas P3D. Untuk guru, petugas P3D adalah Ibu Kepala Madrasah ( Muslailati S.Pd), bapak Firmansyah S.Pd,  Ibu Fitri Diana S.Ag, dengan jumlah siswa yang menjadi tanggung jawab masing masing mereka sebanyak 7 s/d 10 siswa.

Sementara petugas P3D untuk siswa ada 7 orang yaitu Dhuha Indrawansyah, Yurika Intan Lestari,  Ilham, Maura Niza,  Resty, Cyntya Delafny , dan Zahwa Aulia. Semua guru dan siswa yang menjadi petugas P3D adalah guru dan siswa yang rumahnya berada di seputaran kecamatan Kute Panang, kecuali kepala Madrasah. Semua tugas yang sudah diselesaikan oleh siswa, akan dikumpulkan pada saat petugas P3D, mengantar materi bahan ajar dan tugas untuk minggu berikutnya, di kumpulkan di rumah bapak PJS kembali dan akan diambil oleh masing2 guru bidang studi. . Khusus untuk kelas IX, tugas melalui P3D merupakan salah satu syarat LULUS dari MTsN 5 Aceh Tengah, sebagai pengganti UN dan ujian lainnya.

Untuk fasilitas petugas P3D, dialokasikan dari dana BOS khusus untuk penanganan covid 19. Fasilitas yang diberikan adalah  BBM, hand sanitizer, masker, semprot desinfektan dan tanda pengenal. Job description P3D dituangkan  dalam sebuah surat keputusan kepala madrasah. Selain itu, P3D siswa , sudah terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari orang tua masing-masing, dibuktikan dengan blanko pemberian izin yang disiapkan oleh Madrasah dan sudah ditanda tangani oleh orang tua siswa”, Papar Muslailati, S.Pd

Selain itu, aktifitas P3D juga disosialisasikan oleh Kepala MTsN 5 Aceh Tengah kepada Kemenag Aceh Tengah, Camat Kute Panang, Mukim dan semua Reje Kute Panang, melalui surat pemberitahuan yang diedarkan melalui Whatshap, serta zoom cloud meeting dan mendapat respon serta dukungan yang sangat baik. Pelaksanaan kegiatan perdana, dimulai hari Sabtu, 30 April  2020 dengan mata pelajaran Bahasa Arab, Matematika dan IPA.

“Semoga hal kecil yang kami lakukan pada MTsN 5 Aceh Tengah, bermanfaat untuk generasi bangsa” Ujar Kepala MTsN 5, menutup pembicaran.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here