Beranda Informasi Publik Tekan Angka Perceraian, Kemenag Aceh Tengah Gandeng DPRK hingga Mahkamah Syar’iyah

Tekan Angka Perceraian, Kemenag Aceh Tengah Gandeng DPRK hingga Mahkamah Syar’iyah

153
0

Takengon (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah berupaya menekan angka perceraian yang terjadi di Kabupaten Tengah. Jum’at (27/11/20).

Hal tersebut disampaikan Kakankemenag Kabupaten Aceh Tengah, H Saidi B SAg MA dalam kegiatan Rapat Evaluasi dan Pelaporan Program Bina Keluarga Sakinah Tingkat Provinsi Tahun 2020 yang digagas  Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Aceh di Ballroom Grand Bayu Hill Hotel Takengon.

Saat menyampaikan materi tentang Pengembangan Program Bina Keluarga Sakinah, Saidi mengatakan bahwa sinergitas antar lintas sektoral diperlukan guna menekan angka perceraian yang tinggi di Aceh Tengah.

“Ada beberapa kerjasama Kemenag Aceh Tengah yang telah kami jalin diantaranya dengan pihak DPRK Aceh Tengah Komisi III, Mahkamah Syar’iyah Takengon, Dinas KBPPPA Aceh Tengah dan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah” ungkap Saidi.

Tambahnya, untuk mewujudkan ketahanan keluarga di Aceh Tengah, perlu melibatkan unsur eksternal lain dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal setempat.

“Untuk tahun 2021, kita juga akan gandeng Majelis Adat Gayo (MAG) Aceh Tengah, gunanya untuk memberikan pemahaman dari sisi nilai-nilai adat istiadat kepada calon pasangan pengantin” timpal Saidi.

Hingga saat ini, Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah telah menyelesaikan 8 (delapan) angkatan peserta Bimbingan Perkawinan Pra Nikah dengan melibatkan unsur dari DPRK Aceh Tengah, Mahkamah Syar’iyah Takengon, Dinas KBPPP3 Aceh Tengah dan Dinas Sosial Aceh Tengah.

Rapat Evaluasi dan Pelaporan Program Bina Keluarga Sakinah dibuka secara resmi oleh Kabbag TU Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Drs H Amiruddin MA, sekaligus memberikan materi pada para peserta pada Kamis (26/11) malam di  Ballroom Hotel  Grand Bayu Hill Takengon, Aceh Tengah.

Kegiatan yang bertemakan “Membentuk Keluarga Sakinah Untuk Mewujudkan Ketahanan Keluarga” akan dilaksanakan mulai 26 s.d 28 November 2020 serta diikuti 30 operator Bimas Islam dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here