Beranda Kantor Kemenag BDK Provinsi Aceh Analisis Kebutuhan Diklat 2020 di Lingkungan Kemenag Aceh Tengah

BDK Provinsi Aceh Analisis Kebutuhan Diklat 2020 di Lingkungan Kemenag Aceh Tengah

491
0

Takengon (Inmas) — Balai Diklat Keagamaan (BDK) Provinsi Aceh laksanakan Analisis Kebutuhan Diklat (ADK) di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah untuk tahun 2020, 9/5/19

Kakankemenag Aceh Tengah Drs. H. Amrun Saleh, MA melaui Kasi Pais Yulia, MA dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta bahwa Tim Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) dari BDK Provinsi Aceh adalah untuk melakukan suatu penelitian lapangan sesuai dengan aturan pemerintah tahun 2020 dalam melaksanakan Analisis Kebutuhan Diklat sesuai data rill yang ada di Kabupaten Kota masing-masing, kedatangan tim BDK Provinsi Aceh dalam rangka melihat secara rill analisis kebutuhan diklat tahun 2020, maka dari itu mengundang setiap perwakilan dari tingkat K3M, Kepala Seksi, Penyuluh, Penghulu, Pengawas Sekolah, Kepala Madrasah masing-masing jenjang dan K-TU yang berjumlah 10 orang.

Ketua Tim Analisis Kebutuhan Diklat Drs. H. Abdussalam, M.Pd, CTESOL mengatakan bahwa Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) yang akan dilaksanakan merupakan kebutuhan diklat Tahun 2020, untuk tahun 2019 sudah dilaksanakan melalui Rakor dengan peserta Kankemenag, Kasubbag TU, namun demikian hasilnya jika melalui Rakor tidak begitu rill sehingga pemerintah menginginkan petugas Balai Diklat turun kelapangan dan menanyakan langsung kepada yang berhajat.

Lanjutnya, Nanti ada angket yang diisi dan dari angket inilah diketahui bahwa kebutuhan diklat kita itu kebutuhannya apa-apa saja dan terakhir ada dua metode pelaksanaan yaitu mengisi angket dan wawancara, apakah yang diisi di angket dan wawancara itu sesuai sehingga pertama pelaksanaannya bapak-bapak dan Ibu-Ibu mengisi angket setelah mengisi angket dilanjutkan dengan wawancara. Jelas ketua Tim AKD tersebut

Setelah data analisis kebutuhan diklat selesai diisi selanjutnya akan dikumpulkan dari seluruh Aceh di balai diklat, dianalisis oleh widiyaisuara hasil itu disampaikan ke Jakarta dan itulah nanti akan dilaksanakan diklat sesuai dengan analisis kebutuhan diklat yang disusun ini, sebenarnya kegiatan ini terbagi dua yaitu satu analisis kebutuhan  diklat dan yang kedua Evaluasi Pasca  Diklat (EPD). Jelas Drs. H. Abdussalam, M.Pd, CTESOL

Para peserta yang diundang dalam kegiatan Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) meliputi Kasi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah MA, Mts dan MI kemudian K-TU MTs, Guru MTs, MI serta Penghulun dan Penyuluh Agama sehingga jumlah peserta sebanyak 10 Orang.

Hamdani, SAg Sekertaris Tim Balai Diklat Aceh pada kesempatan yang sama menyampaikan teknis pengisian Kuisioner Analisis Kebutuhan diklat (AKD, menurutnya kuisioner yang akan dibagikan ada dua, yang; satu bebentuk angket yang akan isi peserta dan kedua adalah lembar wawancara, teknik pengisian tidak sulit, setelah selesai mengisi angket/kuisioner nanti ada lembar wawancara, wawancara ini adalah penajaman sebagai bentuk pemetaan hasil AKD (Analisis Kebutuhan Diklat).[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here