Beranda Haji Kakankemenag jelaskan Hak dan Kewajiban Calon Jamaah Haji

Kakankemenag jelaskan Hak dan Kewajiban Calon Jamaah Haji

775
0

Takengon (inmas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA, memaparkan materi tentang hak dan kewajiban Jamaah Haji dihadapan 71 Jamaah Calon Haji (JCH) Aceh Tengah, rabu (26/6/19) bertempat di bebalen Masjid Agung Ruhama Takengon.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pelaksanaan Manasik Haji Tingkat Kabupaten dan Kecamatan se-Aceh Tengah yang telah dimulai pada hari Senin (24/6).

Dalam paparanya, Drs. H. Amrun Saleh, MA, menjelaskan agar calon jamaah haji memahami apa saja yang menjadi  hak dan kewajibannya. Materi yang disampaikan adalah tentang pembinaan, pelayanan dan perlindungan Jamaah Haji, yang meliputi : bimbingan manasik haji, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan kesehatan, administrasi, perlindungan dan asuransi.

Dalam akhir kesempatan, Drs. H. Amrun Saleh, MA, berharap agar para Jamaah Calon Haji dapat mematuhi dan menaati segala peraturan yang telah ditentukan agar semua rangkaian pelaksanaan haji tahun ini bisa berjalan dengan lancar.

“saya berpesan, agar bapak ibu dapat mematuhi segala peraturan yang telah ditentukan dan taatilah  apa yang dikatakan oleh ketua kelompok masing – masing, agar proses ibadah haji kita bisa berjalan dengan baik dan menjadi haji mabrur” tutup kakankemenag Aceh Tengah.

Sesuai Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, dalam pasal 6 dijelaskan bahwa, jemaah haji berhak memperoleh pembinaan, pelayanan dan perlindungan dalam menjalankan ibadah haji, yang meliputi:

  1. Pembimbingan manasik haji dan/atau materi lainnya, baik di tanah air, di perjalanan, maupun di Arab Saudi.
  2. Pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi dan pelayanan kesehatan yang memadai, baik di tanah air, selama di perjalanan maupun di Arab Saudi.
  3. Perlindungan sebagai Warga Negara Indonesia.
  4. Penggunaan paspor haji dan dokumen lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan ibadah haji dan
  5. Pemberian kenyamanan transportasi dan pemondokan selama di tanah air, di Arab Saudi dan saat kepulangan ke tanah air.

Selain itu dalam pasal 7 dijelaskan pula kewajiban calon jamaah haji yang meliputi:

  1. Mendaftarkan diri ke kantor Kementerian Agama di kabupaten/kota bagi Jemaah Haji Reguler.
  2. Mendaftarkan diri ke PIHK pilihan jemaah yang terhubung dengan Siskohat bagi Jemaah Haji Khusus.
  3. Membayar Bipih yang disetorkan ke BPS Bipih.
  4. Melaporkan diri ke kantor Kementerian Agama di kabupatenlkota bagi Jemaah Haji Khusus melalui PIHK dan
  5. Memenuhi persyaratan dan mematuhi ketentuan dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here