Beranda Kantor Kemenag Kankemenag Kabupaten Aceh Tengah Studi Banding ke KUA Teladan I Nasional &...

Kankemenag Kabupaten Aceh Tengah Studi Banding ke KUA Teladan I Nasional & Pilot Project Pusaka Sakinah di Yogyakarta

408
0

Yogyakarta (Mahbub) — Dalam rangka untuk peningkatan kualitas layanan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di jajarannya, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Tengah mengadakan kunjungan studi banding ke KUA¬† Teladan Nasinonal I dan KUA yang menjadi Pilot Project Pusat Layanan Keluarga (Pusaka) Sakinah yang ara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (14/10/2019).

Adapun KUA-KUA yang dikunjungi dalam rangka studi banding itu adalah KUA Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo, sebagai Teladan Nasional dan KUA Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul sebagai Pilot Project Pusat Layanan Keluarga (Pusaka) Sakinah.

KUA Kecamatan Nanggulan merupakan KUA Teladan tingkat nasional pada tahun 2019 ini yang menjuarai even bergengsi tahunan Kementerian Agama RI melalui Ditjen Bimas Islam dalam pembinaan peningkatan kualitas KUA meliputi pemantapan manajemen, integritas, layanan masyarakat dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi KUA serta inovasinya.

Sedangkan KUA Sewon Kabupaten Bantul adalah salah satu KUA yang dijadikan pilot project atau percontohan pusat layanan keluarga sakinah yang telah di-launching oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin pada bulas September 2019 lalu.

Kehadiran rombongan Kankemenag Aceh Tengah yang dipimpin oleh Kepala Kantor, Drs H Amrun Saleh MA di KUA Nanggulan disambut oleh Kakankemenag Kulon Progo yang diwakili Kasi Bimas Islam H Syaiful Hadi SAg MHI dan juga Kepala KUA Nanggulan H Fariq Nur Rokhim SHI MA. Sementara di KUA Sewon  disambut oleh Kasi Bimas Islam Kankemenag Bantul DR Halili dan Kepala KUA Sewon Drs Dalhari.

Selaku ketua rombongan yang terdiri dari  Kasubbag TU (Wahdi MS MA), Kasi Bimas (Ahmad Marjan S.Ag), Kasi PHU (Drs Alwin), dan Kasi PAIS (Yulia MA) serta Mahbub Fauzie SAg perwakilan Kepala KUA dari Aceh Tengah, Kakankemenag Drs H Amrun Saleh MA menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan langsungnya ke KUA Nanggulan.

Pertama adalah untuk silaturrahmi, berukhuwah dengan saudara sesama instansi. Selanjutnya, ingin melihat serta mendapat informasi tentang berbagai hal yang telah diupayakan oleh KUA Nanggulan dalam peningkatan kualitasnya sebagai layanan publik dengan segala inovasi program kegiatan termasuk aplikasinya.

“Kami datang ada yang ingin kami lihat dan dapat, pulang tentunya ada yang ingin dibawa dan bisa lakukan di tempat kami,” ujar Drs H Amrun seraya mengilustrasikan jika Nabi Ibrahim telah melaksanakan perintah Allah Swt dengan menjalankan ibadah Qurban, maka generasi orang beriman umat Nabi Muhammad selanjutnya banyak yang mengikuti jejak baginda Nabi Ibrahim.

Kepala KUA Nanggulan Fariq Nur Rokhim memaparkan berbagai hal terkait upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini di KUA yang dipimpinnya. Sejak bertugas di Nanggulan sejak 2016 dirinya dibantu rekan sekantornya banyak melakukan inovasi dalam mengembangkam program kegiatan.

Bahwa, ketika akan membuat inovasi, tentu kita harus tahu dulu ada permasalahan apa di sekitar upaya melaksanakan tugas dan fungsi sehari-hari di KUA, maka kita akan berfikir untuk bisa memberikan solusi, dari sinilah ada inovasi.

Dikatakan juga bahwa, penentuan visi dan misi KUA Nanggulan tidak terlepas dari upaya identifikasi masalah yang dihadapi. Seiring dengan itu juga mengikuti irama senada dengan pelaksanaan tugas dan fungsi yang melekat pada KUA. Lalu dikemas dan dibuat program-program unggulan dalam layanan yang semuanya dipadu sesuai dengan perkembangan Informasi Teknologi, atau dalam istilahnya berbasis IT. Dari sinilah di KUA Nanggulan dibuat aplikasi Simpadu, yakni Sistem Informasi pelayanan terpadu. Papar Fariq Nur Rokhim panjang lebar.

Terkait perolehannya sebagai juara KUA Teladan Nasional, Kepala KUA Nanggulan H Fariq mengulang kalimat yang pernah disampaikan Kasubdit Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Dr Mohsen, bahwa pada  aspek substansi lebih utama daripada seremoni dalam meraih prestasi.

Di KUA Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul  sebagai salah satu KUA percontohan pelaksanaan Pusaka Sakinah didapat banyak informasi bahwa dalam Pusaka Sakinah ada tiga program yakni bimbingan masa nikah, konsultasi keluarga dan pendampingan keluarga.
“Intinya adalah upaya penguatan hubungan pasangan pasca nikah, dan mengantisipasi perceraian.” ujar Drs Dalhari, Kepala KUA Sewon diiyakan Kasi Bimas Kankemenag Bantul, Dr Halili.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here